Kalau Bukan Kata Orang Lokal, Saya Nggak Akan Pernah Tahu Tempat Ini

Nggak Perlu Google buat Nemu Ini: Warung Entok Pak Badi, Kudus
Catatan Kuliner Kudus, Jawa Tengah
Makan bareng tim kerja di Warung Entog Pak Badi, Kudus
Kemarin Makassar, hari ini —

Nggak perlu Google
buat nemu ini

Warung Entok Pak Badi, Kudus — cerita kecil dari sela-sela perjalanan kerja, dan satu teman lokal yang tahu ke mana harus pergi.

Ada satu hal yang saya suka dari perjalanan kerja ke berbagai daerah. Selain urusan pekerjaan, meeting, dan project, selalu ada saja cerita kecil yang akhirnya justru paling diingat. Hari ini, ceritanya datang dari Kudus.

Kebetulan ada pekerjaan project di Cabang Kudus. Setelah selesai meeting, Bu May, Kepala Cabang Kudus, ngajak saya dan teman-teman makan bareng. Rekomendasinya dari timnya Pak Heri. Akhirnya kami berangkat ramai-ramai ke Warung Entok Pak Badi.

Kami memang sengaja datang ke sini. Tapi kalau bukan karena rekomendasi orang lokal, jujur saya mungkin nggak akan pernah tahu tempat ini.

Akses jalan menuju Warung Entog Pak Badi
Lokasinya cukup masuk — bukan di jalan besar, bukan yang gampang muncul di pencarian.

Lokasinya cukup masuk. Dan menurut saya, justru di situ menariknya. Ada tempat-tempat makan yang terkenal karena berada di jalan besar, gampang ditemukan, atau sering muncul di pencarian. Tapi ada juga tempat yang orang luar mungkin nggak tahu, sementara orang lokal sudah lama mengenalnya.

Hidden gem semacam ini biasanya bukan ditemukan. Tapi dikenalkan.

Sambil menunggu makanan datang, suasana meja makan sudah ramai duluan. Ngobrol, bercanda, cerita soal kerjaan, sampai obrolan yang sebenarnya nggak ada hubungannya dengan pekerjaan. Setelah beberapa jam berkutat dengan meeting dan project, duduk seperti ini rasanya memang beda. Lebih santai.

Suasana dalam Warung Entog Pak Badi
Suasana dalam warung — sederhana, ramai, dan hangat.

Sampai akhirnya makanan satu per satu datang. Saya pesan tongseng entok. Begitu suapan pertama masuk…

Tongseng entok gurih rempah Menu tongseng entok Pak Badi

Tongseng entok — kuah gurih, rempah kuat, daging lembut.

Masya Allah.

Kuahnya gurih. Rempahnya terasa kuat dan sedap. Bukan sekadar pedas atau berbumbu, tapi ada rasa yang bikin kita ingin terus mengambil kuahnya. Daging entoknya juga lembut.

Beberapa saat kemudian, Sales Manager yang ikut makan bertanya ke Bu May:

Sales Mgr“Gimana, Bu? Enak nggak?”
Bu May“Mantep sih ini, asli.”
Sales Mgr“Gimana Pak Zaenal? Masuk nggak masakannya?”
Saya“Asli enak. Nikmat. Daging entoknya juga lembut.”

Setelah itu ya sudah… kami lanjut makan. Karena kalau sudah enak, biasanya nggak perlu terlalu banyak dibicarakan. 😂

Dan beberapa menit kemudian, muncul bukti yang menurut saya paling objektif. Ada yang nambah nasi sampai dua piring. 😂

Nasi putih pulen Warung Entog Pak Badi
Nasinya putih, pulen — cukup untuk piring kedua.

Saya jadi berpikir, mungkin memang begitu cara paling sederhana menilai makanan. Bukan dari seberapa panjang kita menjelaskan rasanya. Tapi dari apakah setelah piring hampir kosong, tangan masih mencari nasi tambahan.

Makanan enak kadang nggak perlu banyak kata. Cukup lihat siapa yang diam-diam nambah.

Hari ini saya kembali diingatkan bahwa perjalanan kerja ternyata bukan cuma tentang pekerjaan. Ada tempat baru. Ada orang-orang baru. Ada obrolan sederhana setelah meeting. Dan ada kuliner lokal yang mungkin tidak akan pernah kita kenal kalau tidak ada orang setempat yang berkata,

“Cobain deh, di sana enak.”

Kemarin Makassar. Hari ini Kudus. Entah besok project membawa ke mana lagi. Tapi kalau setiap perjalanan punya cerita kecil seperti ini, rasanya perjalanan kerja jadi jauh lebih menyenangkan.

Warung Entok Pak Badi

Kudus, Jawa Tengah

Menu andalan: tongseng entok berkuah gurih rempah, ditemani nasi putih pulen. Tempat sederhana, akses gang, tapi rasanya jauh melampaui penampilannya. Datang bareng orang lokal — itu kuncinya.

Tampak depan Warung Entog Pak Badi
Warung Entok Pak Badi — hari ini saya tahu satu hidden gem lagi di Kudus.

Terima kasih Bu May sudah ngajak makan, dan tim Pak Heri yang sudah memberikan rekomendasi.

Ternyata, untuk menemukan tempat seperti ini, kadang kita nggak perlu Google. Cukup punya teman yang orang lokal.

— Zaenal
Ditulis sore ini, abis makan · Kudus
Catatan Kuliner · zaenal-book
5RMF+7CR, Jl. Ganesa Gg. Murai, Pasuruhan Lor, Kec. Jati, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah 59349, Indonesia
Reactions
Post a Comment